Senin, 17 Juni 2013

Mahasiswa UNP Kediri Kunjungi Koran Kedaulatan Rakyat

Jumat, 31 Mei 2013 Pukul 10.00 WIB
Mahasiswa UNP bersemangat
mendengarkan penjelasan dari pihak KR.
Penyerahan kenang-kenangan dari dosen UNP.
"BERMANFAAT bagi masyarakat”, itulah yang telah menjadi motto Kedaulatan Rakyat selama ini. Kedaulatan Rakyat sendiri adalah nama sebuah surat kabar di Yogyakarta yang menurut cerita merupakan koran tertua yang masih terbit hingga kini di Indonesia. Motto itu pula, serta masih terjaganya kode etik jurnalis di Kedaulatan Rakyat yang mendasari keinginan ketua jurusan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Nusantara PGRI Kediri untuk mengajak para mahasiswa mengunjungi surat kabar tersebut pada tanggal 31 Mei 2013 lalu.


Kesan bersahabat dan ramah tamah langsung terpancar dari para pengurus dan salah satu wartawan yang rela meluangkan waktu mereka untuk bersilaturahmi dengan mahasiswa UNP Kediri di Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, para mahasiswa Kediri ini disambut oleh sekretaris Kedaulatan Rakyat itu sendiri. Acara silaturahmi ini berlangsung sangat teduh dan alot. Mula-mula pihak Kedaulatan Rakyat memperkenalkan diri dan kemudian dilanjutkan oleh pihak Universitas Nusantara PGRI Kediri.
Pihak Kedaulatan Rakyat begitu menyatu dengan mahasiswa yang sedang berkunjung di sana. Hal itu bisa dilihat dengan begitu antusiasnya para mahasiswa saat menyimak pemaparan-pemaparan dan cerita tentang Kedaulatan Rakyat yang disampaikan langsung oleh sekretaris KR. Tidak hanya itu, antusias mahasiswa semakin bertambah ketika diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab. Acara dialog tersebut berlangsung dengan teduh dan alot hingga kesempatan yang diberikan telah usai karena bertepatan dengan hari Jumat.
Acara silaturrahmi ini telah memberi banyak sekali kenangan dan wawasan kepada para mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri. Oleh karena itu, Ketua dan Sekretaris Prodi menyerahkan cinderamata sebagai tanda terima kasih telah diberi kesempatan yang sangat berharga ini. Acara pun ditutup dengan foto bersama.

Oleh : Domi Ardiansah / NPM. 09.1.01.07.0043 / Tingkat IV A


Sabtu, 15 Juni 2013

Taman Pintar Yogyakarta

Terletak di kawasan pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di Jl. Panembahan Senopati No. 1-3 Yogyakarta, sebuah wahana wisata baru untuk anak-anak yakni Taman Pintar dibangun sebagai wahana ekpresi, apresiasi dan kreasi dalam suasana yang menyenangkan.

Taman ini memadukan tempat wisata rekreasi maupun edukasi dalam satu lokasi. Taman Pintar ini memiliki arena bermain sekaligus sarana edukasi yang terbagi dalam beberapa zona. Akses langsung kepada pusat buku eks Shopping Centre juga menambah nilai lebih Taman Pintar. Beberapa tahun ini Taman Pintar menjadi alternatif tempat berwisata bagi masyarakat Yogyakarta maupun luar kota.
 Dengan moto mencerdaskan dan menyenangkan, taman yang berlokasi di sebelah timur jalan Malioboro ini, ingin menumbuhkembangkan minat anak dan generasi muda terhadap sains melalui imajinasi, percobaan, dan permainan dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia yang berkualitas. Di taman pintar ini pengunjung tidak saja hanya bisa melihat berbagai sains yang diperagakan melainkan mereka juga dapat menikmati, mencoba dan beratraksi, mereka dapat bermain dengan alat peraga sians yang tersedia, sehingga dapat memacu rasa keingin tahuan mereka.

         Di Indonesia, wahana semacam ini di awali dengan berdirinya pusat peragaan (PP) IPTEK yang berlokasi di TMII. Dari sinilah “Science Center” mulai berkembang yang lainnya di Indonesia selang puluhan tahun kemudian. Science Center yang disebut Taman Pintar ini di bangun oleh gabungan swasta dan Pemerintah Provinsi DIY yang pembangunannya dimulai sejak Mei 2006 dan diresmikan oleh dua  menteri yakni Menristik Kusmayanto Kadiman dan Mendiknas Bambang Sudibyo pada 9 Juni 2007. Semua peragaan iptek tidak hanya dilihat saja, akan tetapi juga bisa dapat disentuh dan dicoba-coba oleh pengunjung sehingga taman pintar ini akan merangsang rasa ingin tahu, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya iptek, memancing kreatifitas, dan peningkatan gairah belajar mata ajaran ilmu-ilmu  dasar seperti: Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Motto Taman Pintar nampak sederhana yakni tiga-N : “ Niteru, Niroake, Nambahi” sesungguhnya memiliki kedalaman fisiologinya Ki Hajar Dewantara. Dalam konteks masa kini, filosofi itu ada konsekwensinya dengan proses transfer teknologi yang mengacu pada konsep Three – A yaitu : “Adopt, Adapt, Adrance” disebut taman pintar karena dikawasan ini siswa mulai prasekolah sampai SLTA bisa dengan leluasa memperdalam pemahamanya soal materi pelajaran yang diterima di sekolah dan berkreasi.(Agustin K./PBSI IV A)

Sabtu, 01 Juni 2013

Sekilas Tentang Koran Kedaulatan Rakyat Yogyakarta



  Kedaulatan Rakyat adalah sebuah industri perusahaan yang bergerak dibidang jurnalistik yang pertama kali didirikan olehH. Samawi dan H. Soemadi Martono Wonohito, pada tanggal 27 September 1945. Di masa transisi dari penjajahan dan kemerdekaan serta pengakuan kedaulatan akan adanya Indonesia tercipta. Di usianya yang sudah mencapai 68 tahun ( di tahun 2013) tentunya, berbagai perubahan dari waktu ke waktu mampu diadaptasi dengan baik oleh salah satu media cetak terbesar di Yogyakarta ini. Koran Kedaulatan Rakyat ini sering disapa oleh para penggemarnya dengan sebutan KR dengan semboyannya Suara Hati Rakyat.
      Kedaulatan Rakyat merupakan surat kabar lokal Yogyakarta yang terbit setiap harinya. Di bawah Naungan PT.BP. Kedaulatan Rakyat Group, Kedaulatan Rakyat memiliki berbagai media diantaranya media cetak dan media online sebagai sarana informasi berita. Sebagai media, koran ini memilki beberapa rubrik diantaranya, hukum dan kriminal, olahraga, pendidikan, mancanegara, opini, dan panggung, dan berita yang lebih mengarah kepada pemberitaan tentang hiburan.
         Dalam pengerjaannya koran Kedaulatan Rakyat memproduksi dengan dua tahap pengerjaan, yaitu pada tahap awal dimulai dari pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB untuk bagian pembuatan berita dan pengeditan beritanya. Tahap akhir yaitu tahap percetakan dimulai  pukul 23.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB dan untuk bagian pendistribusian koran dimulai dari pukul 02.30 WIB sampai pukul 04.00 WIB.
Proses pembuatan koran Kedaulatan Rakyat (KR) diawali dengan rapat pagi untuk pembahasan agenda, hunting (pencarian/pengumpulan berita), writing(penulisan berita), corecting(pengeditan berita),layouting, filming, lighting, dan pencetakan  pada aluminium yang dilakukan di Mangku Bumi. Kedaulatan Rakyat akan tetap menjadi koran lokal di Yogyakarta agar koran ini menjadi ikon kota Yogyakarta. Untuk tetap eksis di era globalisasi, koran ini selalu mengangkat tentang kultur/budaya daerah tersebut dan melakukan penyebaran quesioner untuk mengetahui minat masyarakat. Berita yang diberitakan oleh Kedaulatan Rakyat bersifat up to date selama 24 jam sehingga pembaca dapat mengakses berita kapan saja.
         Kedaulatan Rakyat merupakan industri media yang telah dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat di Yogyakarta. Hal tersebut dikarenakan Kedaulatan Rakyat sudah ada sejak lama seiring dengan perkembangan Kota Yogyakarta. Masyarkat Yogyakarta sudah cukup familiar dengan keberadaan KR dalam kehidupan sehari-hari. ( Anik Yulaikah/PBSI IV A)



Koran Kedaulatan Rakyat Yogyakarta


Kedaulatan Rakyat merupakan surat kabar lokal Yogyakarta yang terbit setiap harinya. Di bawah naunganPT.BP. Kedaulatan Rakyat Group, Kedaulatan Rakyat memiliki berbagai media diantaranya media cetak dan media online sebagai sarana informasi berita. Pendirinya adalah H. Samawi (1913-1984) dan H.Soemadi Martono Wonohito (1912-1984).Mereka berdua adalah mantan wartawan  surat kabar Jepang yaitu Sinar Mati. Kedaulatan Rakyat pertama kali berdiri pada tanggal 27 September 1945. Di masa transisi dari penjajahan dan kemerdekaan serta pengakuan kedaulatan akan adanya Indonesia tercipta. 
Koran Kedaulatan Rakyat ini merupakan  salah satu media cetak terbesar di Yogyakarta ini. Akhirnya, pada saat itulah, dimulai sebuah era media bernama Kedaulatan Rakyat. Media ini berbentuk media cetak dan mengikuti perkembangan zaman.Kedaulatan Rakyat Yogyakarta pun memilih menerbitkan media mereka dalam bentuk web. Dalam pendistribusiannya koran Kedaulatan Rakyat didistribusi ke berbagai daerah sekitar Yogyakarta dan ada 9 kota yang mendapat distribusi koran Kedaulatan Rakyat antara lain yaitu Jogja, Gunung Kidul, Bantul, Magelang, Purworejo dan 4 kota lainnya.
Kedaulatan Rakyat Yogyakarta tidak hanya memberikatakan isi berita yang bersangkutan dengan seputaran daerah Yogyakarta, yang meliputi Sleman, Bantul, Gunung Kidul, dan Kulonprogo, tetapi meliputi daerah Jawa Tengah, yaitu Surakarta, Banyumas, Klaten, dan Magelang. Berita yang diberitakan oleh Kedaulatan Rakyat bersifat up to date selama 24 jam sehingga pembaca dapat mengakses berita kapan saja. Kedaulatan Rakyat merupakan industri media yang telah dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat di Yogyakarta. Hal tersebut dikarenakan Kedaulatan Rakyat sudah ada sejak lama seiring dengan  perkembangan kota Yogyakarta dan Koran ini akrab disapa oleh penggemarnya dengan sebutan KR  dengan slogannya Suara Hati Rakyat. (M. Lutfi E/ PBSI IV A)

Kamis, 30 Mei 2013

Titik Bening dalam Secangkir Kehidupan

Kutemukan setetes embun
dalam gelas bening berwarna hitam
sisa peluh dan asa,
yang bercampurkan keringat,
yang diberi pemanis penyesalan,
yang dituangi air mata..
aku haus, tapi tak ingin ku meminumnya
hiruk pikuk, lalu lalang pikiran
tak mampu terbendung dengan kemarahan
kini ku bercengkerama dengan malam
Tuhan, aku rindu akan belaian-Mu,
ijinkanlah aku memeluk-Mu

D. Ardiansah

Minggu, 12 Mei 2013

Budidaya Ikan Lele Organik, Desa Pandantoyo Kec.Ngancar


Di desa Pandantoyo Kec.Ngancar ada salah satu warga yang membudidayakan Ikan Lele Organik. Pembudidaya Ikan Lele Organik bernama Bapak Budi Santoso. Pembudidayaan Ikan Lele Organik dilakukan dengan prinsip-prinsip dasar ilmu tanah dan air dengan mengkondisikan ekosistem kolam yang dapat mendukung makro-mikro organism yang menguntungkan untuk budidaya Ikan Lele. Dengan melambungnya harga pakan dan biaya listrik sangat tinggi dan hasil jual Ikan lele yang murah, maka kami melakukan reset untuk mengembangkan sebuah system baru yang dengan Sistem Lele Organik (Flock Bakteri). Adapun Standar Operasional Proses Budidaya Ikan Lele Organik adalah sebagai berikut :
 I.            Teknik Budidaya dan Persiapan
Asumsi :
·         Kolam ukuran 3 x 6 meter
·         Ketinggian air 1 – 2 meter
·         Padat penebaran 350 – 450 ekor
·         Masa budidaya 90 hari
·         Lokasi kolam yang kena matahari langsung dan maksimal
II.            Cara Persiapan yang benar
·         Kolam dikeringkan dan dilabur dengan kapur gamping
·         Masukkan kompos ± 10cm. lalu masukkan air ± 10cm dari kompos. Lalu masukkan probiotik 5 liter, aduk sampai rata dan biarkan selama 5 hari
·         Tambahkan air lagi sebanyak ± 30 cm lalu probiotik 2 liter, biarkan selama 5 hari
·         Setelah 5 hari tersebut, masukkan kembali air sebanyak ± 30 cm probiotik,biarkan selama 5 hari
·         Tambahkan air ± 20 cm dan bibit siap masuk
III.            Cara Memilih Bibit yang Baik
·         Pilih bibit yang aktif, kuat dan bebad dari jamur
·      Bibit sudah diserilissi dari pembibitan
·      Tidak ada cacat, luka dan kumis putus
·      Bibit minimal ukur
·      Bibit ditebar pada wakt dingin (jam 6sore – jam 9pagi)
IV.            Manajemen Pakan
·         Mulai pemberian pakan pada hari berikutnya
·         Gunakan pakan yang dijual secara komersial
·         Jangan memberikan pakan secara berlebihan karena pakan yang terbuang akan membusuk dan melepas gas beracun yang menyebabkan stress lele
·         Jangan campurkan bahan kimia khususnya antibiotic dengan pakan

V.            Manajemen Air
·         Kondisiksan air berwarna coklat
·         Air perlu diganti/disirkulasi apabila terdapat buih  dan berlendir
·         Jangan ganti air jika tidak ada gejala tersebut
·         Air agak bau perlu ditambah probiotik 5 ppm pada waktu matahati terik (jam 8 pagi – jam 1 siang)
VI.                  Pemahaman Tentang Buku Catatan Harian Kolam
·         Rincian persiapan kolam
·         Informasi mengenai kualitas bibit yang unggul
·         Nama unit pembenihan bibit yang unggul
·         Tanggal penebaran
·         Pengeluaran yang dikeluarkan dan hasil penjualan
VII.                  Kelebihan
·         Angka kehidupan tinggi
·         Pakan lebih irit
·         Air tidak perlu diganti
·         Lebih ekonomis
·         Ramah lingkungan



Anis Yulaika/09.1.01.07.0024  /IV A

Makam Ki Ageng Boto Putih





 Makam Ki ageng boto putih terletak di dusun Bulurejo Desa Kawedusan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri provinsi jawa timur. Luas makam mencapai 360 m. Di dalam lokasi tersebut terdapat beberapa makam penting yang dikeramatkan oleh warga sekitar. Beberapa makam terletak di dalam,dan beberapa makam terletak di luar lokasi. Makam yang terletak di dalam yaitu Makam Sri iji Joyoboyo, Dewi soro(permaisuri Sri Aji Joyoboyo), Prabu Joyo Ami Joyo(anak Sri Aji Joyoboyo), Dewi Sutami(permaisuri Prabu Joyo Ami  Joyo). Dan makam yang terletak di luar lokasi yaitu makam Nini Randini, Nini Rukem, R.Tumbal. juru kunci Makam Ki Ageng Boto Putih ini adalah bapak Markam.Makam ini mempunyai peninggalan batu kuno yang berbentuk perrsegi sebanyak 27 buah, batu nisan kuno sabanyak 6 buah.
Makam ini baru saja ditemukan tahun 1990-an. Awal mulanya warga sekitar mendapatkan informasi dari seorang paranormal yang berasal dari yogyakarta bernama Frans Soeharjo. Akhirnya pada tanggal 5 agustus 1990 jam 1200 tepat warga sekitar menemukan makam Sri Aji Joyoboyo, dan pada hairi berikutnya di temukan makam prmaisuri dan anak serta semua bawahan dari Sri Aji Joyo boyo. Warga sekitar manamakan semua tempat tersebut sebagai Makam Ki Ageng Boto Putih.
Makam tersebut di keramatkan oleh warga sekitar,setiap 1 tahun sekali pada bulan suro,warga sekitar mengadakan acara bersih desa dan pemandian pusaka yang terdapat di lokasi makam tersebut. Tidak hanya warga sekitar yang mengeramatkan makam tersebut,melainkan banyak wisatawan yang datang dari luar kota untuk berziarah di makam Ki Ageng Boto Putih. Oleh karena itu makam tersebut terjag sangat bersih dan rapi,karena warga sekitar selalu membersihkannya.


Oleh : Septiana Widayati / NPM : 09.1.01.07.0139 /IV A